Tingginya Kewalian Gus Miek, Rahasia yang Dibongkar Kiai Hamid Pasuruan

- 9 Maret 2022, 21:33 WIB
Kiai Hamid Pasuruan Buka Rahasia Kewalian Gus Miek
Kiai Hamid Pasuruan Buka Rahasia Kewalian Gus Miek /facebook/udin/

BERITA BANTUL - Gus Miek hadir dengan berbagai perilakunya yang tidak lazim. Lebih banyak dakwah di dunia hitam daripada ngaji di pesantren. 

Ulama pada saat itu punya persepsi beragam terkait gaya dakwah Gus Miek, tapi Kiai Dalhar Watucongol memberikan ijin gaya dakwah Gus Miek itu.

Bagaimana dengan pendapat ulama besar dari Pasuruan, Kiai Abdul Hamid?

Baca Juga: Waliyullah Genggong Buka Rahasia Cahaya Kewalian Kiai Hamid Pasuruan

Sebagaimana dikutip BeritaBantul.com dari kanal youtube Penerus Para Nabi, dikisahkan dialog antara Kiai Hamid Pasuruan dan Kiai Achmad Siddiq Jember terkait gaya dakwah Gus Miek.

Pada suatu hari, Kiai Achmad Siddiq datang ke Pasuruan untuk membincangkan sisi kontroversi Gus Miek. 

"Saya sama keluarga ziarah di makam Sunan Ampel Surabaya. Tiba-tiba Gus Miek dan rombongannya datang, bahkan jamaahnya gaduh saat ziarah itu," kata Kiai Achmad.

“Begini, Kiai. Gus Miek itu di atas saya,” jawab Kiai Hamid.

“Ah, masak?” tanya KH Achmad Siddiq tidak percaya karena Kiai Hamid sudah sangat masyhur kewaliannya di kalangan ulama Jawa.

Baca Juga: Karomah Gus Miek Kecil dalam Isyarat Batiniyah Kiai Mahrus Aly Lirboyo

“Saya itu tugasnya ‘sowan’ kepada para kiai. Kalau Gus Miek itu tugasnya kepada bromocorah (bajingan),” jawab Kiai Hamid.

KH Achmad Siddiq hanya diam saja mendengarkan dan masih dipenuhi dengan keraguan.

“Benar, Pak Kiai. Gus Miek itu tugasnya kepada para bromocorah, para pemabuk, pejudi, perempuan nakal, dan orang-orang awam. Untuk tugas seperti itu saya tidak sanggup,” kata Kiai Hamid menegaskan kembali.

Tentu saja, jawaban Kiai Hamid yang tulus apa adanya mengguncang hati Kiai Achmad Siddiq.

Dengan perasan berkecamuk, Kiai Achmad Siddiq segera berangkat ke Ploso menemui ayah Gus Miek, yakni Kiai Djazuli Usman.

Baca Juga: TERBONGKAR, Rp50 Triliun untuk Jatuhkan Gus Dur dari Kursi Presiden

“Begini, Kiai Ahmad, saya dengan Gus Miek itu harus bagaimana?! Dulu, Kiai Watucongol (Mbah Dalhar) juga menceritakan kehebatannya Gus Miek. Saya jadinya hanya bisa diam saja,” jawab KH Djazuli.

Jawaban Kiai Djazuli Usman jadi penguat Kiai Achmad terkait sosok Gus Miek. Pada akhirnya, Kiai Achmad Siddiq menjadi orang yang sangat dekat Gus Miek.***

Editor: Muhammadun

Sumber: Penerus Para Nabi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah